Strategi Meningkatkan Kesadaran Hidup Melalui Disiplin Mematuhi Tata Tertib di Pondok Pesantren Nurul Huda Depoknal Dalam Membangun Karakter Nasionalisme
Kata Kunci:
Disiplin, Kesadaran Hidup, StrategiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Pondok Pesantren Nurul Huda Depok dalam meningkatkan kesadaran hidup santri melalui penerapan disiplin dalam mematuhi tata tertib pesantren. Kesadaran hidup yang dimaksud mencakup kesadaran spiritual, sosial, dan tanggung jawab pribadi yang tumbuh melalui proses pembiasaan dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi disiplin yang diterapkan secara konsisten, edukatif, dan berbasis nilai di lingkungan pesantren membentuk kebiasaan positif santri, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mendorong refleksi diri terhadap makna hidup dan tujuan keberagamaan. Tata tertib tidak diperlakukan semata sebagai aturan formal, melainkan sebagai instrumen pedagogis untuk menanamkan kesadaran eksistensial dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedisiplinan dalam pesantren yang dijalankan secara manusiawi dan transformatif mampu membentuk kesadaran hidup yang mendalam pada diri santri.
Referensi
Amalia, R. (2020). Disiplin Santri dan Hubungannya dengan Akhlak di Lingkungan Pesantren Modern. Jurnal Studi Keislaman, 12(2), 59–67.
Barnadib, I. (1986). Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: BPFE.
Fitriyah, N. (2019). Pengaruh Disiplin Terhadap Prestasi Belajar Santri. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 31–42.
Freire, P. (1998). Pedagogy of Freedom: Ethics, Democracy, and Civic Courage. Lanham: Rowman & Littlefield.
Hidayat, A. (2018). Peran Pesantren dalam Pembentukan Karakter Santri. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 125–134.
Iriansyah, H. S., Asri, S. A., Pudjiastuti, S. R., & Sudjoko, S. (2022). Pengaruh budaya hidup tertib terhadap karakter disiplin dalam belajar: Karakter disiplin dalam belajar. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 193-202.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Madjid, N. (2000). Kepemimpinan dan Etika dalam Pendidikan Islam. Jakarta: Paramadina.
Marzuki, A. (2015). Peran Pesantren dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 87–102.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pudjiastuti, Sri Rahayu, (2019), Metode Penelitian Pendidikan, Yogyakarta: Media Akademi.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadi, M. (2018). Disiplin dan Tata Tertib Santri dalam Pendidikan Pondok Pesantren. Jurnal Al-Tarbawi, 3(2), 45–53.
Uno, H. B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Zamroni. (2011). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal PAKAR "Pancasila dan Kewarganegaraan"

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License






