Pengaruh Penilaian Formatif terhadap Hasil Belajar PPKn pada Materi Nilai-Nilai Pancasila
DOI:
https://doi.org/10.66510/7w7hf670Keywords:
Hasil belajar, Nilai-nilai Pancasila, Penilaian formatif, PPKnAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan penilaian formatif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi nilai-nilai Pancasila dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental berbentuk one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 30 peserta didik kelas VIII-A SMP Abdi Siswa. Data hasil belajar dikumpulkan melalui pretest dan posttest, sedangkan pelaksanaan penilaian formatif dilakukan melalui kuis singkat, pertanyaan lisan, tugas tertulis, observasi, dan jurnal reflektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan (paired-samples t-test) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 68,23 pada pretest menjadi 83,47 pada posttest. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai t hitung = 6,72, lebih besar daripada t tabel = 2,04, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan setelah penerapan penilaian formatif. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan penilaian formatif berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar PPKn pada materi nilai-nilai Pancasila. Penilaian formatif juga memberikan informasi mengenai perkembangan pemahaman peserta didik sehingga dapat digunakan guru sebagai dasar pemberian umpan balik dan penyesuaian pembelajaran. Dengan demikian, penilaian formatif dapat digunakan sebagai strategi asesmen yang mendukung peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran PPKn.
References
Airasian, P. W. (2005). Classroom assessment: Concepts and applications. McGraw-Hill.
Alemdag, E., & Narciss, S. (2025). Promoting formative self-assessment through peer assessment: Peer work quality matters for writing performance and internal feedback generation. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 22, Article 22. https://doi.org/10.1186/s41239-025-00522-4
Anis, F., Nugroho, P. A., Hutami, T. S., Puspitaningrum, D. A., Nasution, & Katsuhisa, S. (2025). Integrating Gresik’s local cultural wisdom into character education for shaping the Pancasila student profile. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(2), 228–240. https://doi.org/10.21831/jc.v22i2.86062
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74. https://doi.org/10.1080/0969595980050102
Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31. https://doi.org/10.1007/s11092-008-9068-5
Daryanto. (2014). Penilaian pembelajaran. Gava Media.
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.
Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487
Isnariah, Rizwan, F., & Marzuki. (2025). Are we teaching citizenship right? A critical review of Pancasila education textbooks. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(2), 294–307. https://doi.org/10.21831/jc.v22i2.85606
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Buku guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kunandar. (2014). Penilaian autentik: Penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013. Rajawali Pers.
Mardapi, D. (2012). Pengukuran, penilaian, dan evaluasi pendidikan. Nuha Medika.
Maskos, K., Schulz, A., Oeksuez, S. S., & Rakoczy, K. (2025). Formative assessment in mathematics education: A systematic review. ZDM–Mathematics Education, 57, 679–693. https://doi.org/10.1007/s11858-025-01696-x
Merkuri, Y. G., Aulia, S. S., & Bin Nasim, M. T. (2025). Board games and Pancasila education: Teachers’ perspectives in supporting global diversity. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(1), 119–133. https://doi.org/10.21831/jc.v22i1.1350
Nicchia, E., Parmigiani, D., Murgia, E., & Pario, M. (2025). Formative assessment in higher education: Supporting student learning through self-assessment and peer assessment. Italian Journal of Educational Research, 86–100. https://doi.org/10.7346/sird-1S2025-p86
Sadler, D. R. (1989). Formative assessment and the design of instructional systems. Instructional Science, 18(2), 119–144. https://doi.org/10.1007/BF00117714
Sadler, D. R. (1989). Formative assessment and the design of instructional systems. Instructional Science, 18, 119–144. https://doi.org/10.1007/BF00117714
Solis Trujillo, B. P., Velarde-Camaqui, D., Gonzales Nuñez, C. A., Castillo Silva, E. V., & Gonzalez Said de la Oliva, M. P. (2025). The current landscape of formative assessment and feedback in graduate studies: A systematic literature review. Frontiers in Education, 10, Article 1509983. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1509983
Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
von Hagen, A., Balbi Broch, M. A., & Bonilla, M. (2025). What do we mean when we talk about teacher professional development in formative assessment? A systematic review. International Journal of Educational Research, 131, Article 102586. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2025.102586
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal PAKAR "Pancasila dan Kewarganegaraan"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License






